Yth., para agen dan calon-calon pembeli CD/DVD IM, secara konten udah jadi >100 CD/DVD udah jadi. Hanya krn ada beberapa informasi yang mau dimasukkan, akhirnya jadi sangat terlambat. Semoga ada hikmah di balik keterlambatan ini. Saya mohon ampun pada Allah, dan mohon maaf sama semua kwn. Informasi yg dimasukkan di antaranya penjualan saham premium; 100rb/orang dalam bentuk tabungan/deposito, untuk carter/pembelian pesawat untuk umrah/haji murah, pembangunan hotel islami, pendirian/pembelian perusahaan-perusahaan, pembelian Stasiun TV, pemberdayaan ekonomi ummat, dll. Informasi lainnya: umrah murah 300rb/bulan atau 12,5jt.
Demikian. Doakan semoga infirmasi-informasi dimaksud selesai disertakan dalam CD/DVD baru tersebut di bulan September. Supaya Oktobernya CD/DVD IM bisa dirilis dan dilaunch oleh masyarakat.
Salam dari Ustadz Yusuf Mansur Permohonan maaf yang kedua dari Yusuf Mansur
tentang CD/DVD IM:
Yth., para agen dan calon-calon pembeli CD/DVD IM, secara konten udah jadi >100 CD/DVD udah jadi. Hanya krn ada beberapa informasi yang mau dimasukkan, akhirnya jadi sangat terlambat. Semoga ada hikmah di balik keterlambatan ini. Saya mohon ampun pada Allah, dan mohon maaf sama semua kwn. Informasi yg dimasukkan di antaranya penjualan saham premium; 100rb/orang dalam bentuk tabungan/deposito, untuk carter/pembelian pesawat untuk umrah/haji murah, pembangunan hotel islami, pendirian/pembelian perusahaan-perusahaan, pembelian Stasiun TV, pemberdayaan ekonomi ummat, dll. Informasi lainnya: umrah murah 300rb/bulan atau 12,5jt.
Demikian. Doakan semoga infirmasi-informasi dimaksud selesai disertakan dalam CD/DVD baru tersebut di bulan September. Supaya Oktobernya CD/DVD IM bisa dirilis dan dilaunch oleh masyarakat.
Salam dari Ustadz Yusuf Mansur
Outlet IM (Indonesia Menghafal)
•
Di bulan Mei ini saya dkk atas izin Allah merilis lebih kurang 60-an CD & DVD MDN baru. Saya mengundang semua jamaah untuk jadi agennya. Saya namakan keagenan ini dengan keagenan "Outlet IM". Dengan rabat 40% buat agen, gunakan rabatnya untuk dakwah, syiar dan operasional MDN & Indonesia Menghafal. Atau sekedar jadi agen pun tak apa. Untuk tambahan penghasilan buat keluarga. Rabat 40% dari CD & DVD tersebut dijadikan buat nafkah. InsyaAllah selain halal, juga yang didagangkan adalah CD & DVD yang mudah-mudahan akan mengantarkan kita semuanya kepada Jalan Allah dan Rasul-Nya. Berisi kajian-kajian positif dan praktis tentang Islam dan kehidupan ini. Untuk yang mau jadi agen CD & DVD, dapat melakukan Registrasi / Pendaftaran pada menu Registrasi diatas, atau silahkan saja kirim imel ke indonesiamenghafal@yahoo.com atau sms ke: Kamal: +6281808296900 dan atau ke Ela: 08121972222.
•
Selain agen CD & DVD, agen buku-buku & cetakan-cetakan al Qur'an. Khusus untuk rabat CD & DVD, rabatnya menyesuaikan. Sebab bukan kita yang nyetak. Ada juga CD & DVD cetakan orang lain, yang dijual lewat kita. Ini pun rabatnya menyesuaikan. Yah, yang penting bisa dakwah, dan juga bisa dagang, nyari uang yang halal. InsyaAllah. Anggap saja setiap individu jamaah jadi toko buku atau toko cd/dvd. Masa orang lain mulu yang dagang? Iya kan? Dagang aja sendiri.
•
Doain biar ada pelatihan bisnis dan amal usaha yang GRATIS, diperuntukkan bagi Saudara-saudara yang menjadi agen OUTLET IM dan membere-Miracle. Semua jamaah yang ga jadi agen dan member pun, tenang aja. InsyaAllah bisa ikut juga. Jika ada pelatihan-pelatihan dari kami yang bayar, saudara ga usah gusar. Hidup ini kan harus saling memberi juga. Hasil dari yang bayar itu, untuk kajian-kajian gratis yang kita selenggarakan di seluruh Indonesia. Sama saja dengan kepesantrenan. Ya ada yang bayar, ada yang gratis. Yang ga punya uang, ya ga usah bayar. Yang punya uang, masa iya gratis? InsyaAllah ini kearifan menjalani syiar dan dakwah. Di Singapore, Malaysia dan Brunei, biasa juga kita temukan iklan-iklan ngaji alif-ba-ta, bayarnya cukup mahal (jika dikurs-kan ke rupiah). Tapi jamaah senang hati. Sebab tau bahwa bayar tersebut, buat operasional majelisnya, masjidnya, dan subsidi silang kegiatan dakwah. Saya mah menyenangi banget dua-duanya; yang gratis saya jalankan, yang bayar pun saya kebut. Dakwah-dakwah yang ga menyentuh dagang sama sekali, dijalankan. Dan dakwah yang di dalamnya terkandung benar bisnis dan amal usaha, pun dijalankan. Bismillah aja modalnya. Allah Maha Tahu.
•
Oh ya, ada syaratnya jadi Agen dari OULET IM ini:
1.
Deposit 1juta (satu juta rupiah). Nanti semuanya yang beli barang tinggal dipotong saja dengan angka pembelian setelah dikurangi rabat. Jika ada yang mau murah beli CD&DVD dari kami, ya sekalian jadi agen saja. Ini juga sebuah keuntungan tersendiri. Dan ini ga sederhana loh. Saya pernah punya pengalaman jadi konsumen yang ga ngenakin. Saya beli banyak, diskonnya hanya 15% maksimal. Sebab saya hanya konsumen. Coba saya jadi agennya. Kan bisa beli untuk konsumsi sendiri dengan harga agen. Saya punya sekolah, punya pesantren, kan juga sering belanja-belanja keperluan, ya itu dia. Dengan jadi agen, harga jadi lebih murah meskipun dipakai sendiri.
2.
Syarat yang kedua, adalah terdaftar jadi member e-Miracle. Kememberan e-Miracleini 500rb. Ini MLM. Multilevel. Saya sertakan pembahasannya sendiri di web dan FB, bareng dg tulisan ini.
Ok, ditunggu ya. Kita rame dakwah dan dagang. Keagenan ini konvensional sifatnya. Tidak dimasukkan dalam point e-Miracle. Biar lebih marak lagi suasana dakwah dan perdagangan kita. Amin.
Salam dari Ustadz Yusuf Mansur
Umrah Hanya 500 ribu
•
Ini sekaligus penjelasan tentang MLM e-Miracle. Sebab jalannya umrah hanya 500rb adalah lewat e-Miracle. Lewat amal usaha. Lewat bisnis. Lewat dagang. Yang namanya MLM e-Miracle. Perlu saya ingatkan, MLM e-Miracle beda dengan SELEBARAN Miracle. Kalo yang selebaran itu, saya ga paham, saya ga tahu. Bisa jadi ia adalah penipuan. Bisa jadi juga tujuannya baik. Wallaahu a'lam. Selebaran Miracle, itu loh yang menyuruh orang transfer ke beberapa rekening lwt atm. Yang jelas itu bukan dari saya dan kita-kita. Yang punya kita: MLM e-Miracle.
•
Di awal-awal MLM e-Miracleini digagas, yang dijual adalah pelatihan dan buku serta CD/DVD. Dalam perkembangan awalnya, pelatihan dan buku serta CD/DVD ini di-ONLINE-kan. Tidak ada produk fisiknya, yang dijual dan dikemas adalah akses ONLINE nya.
•
Di awal-awal dulu saya sering bicara, bahwa di antara jamaah kan pasti ada yang pernah beli buku? Beli CD? Beli DVD? Nah, beli nya di mana? Belinya di toko buku dan di toko CD/DVD. Terus, dapat apa? Ga dapat apa-apa kecuali produk yang dibeli. Ya buku, CD dan DVD itu. Maka saya lalu meng-MLM kan itu buku. Saudara sendiri yang jadi toko bukunya. Saudara sendiri yang jadi agen bukunya. Saudara sendiri yang jadi agen CD/DVD nya. Saudara tahu? Berapa rabat/profit buat Toko Buku atau toko CD/DVD? Bisa mencapai 40% atau lebih tergantung negosiasi. Kan sayang tuh. Mending buat jamaah sendiri. Iya kan? Saya mendorong semuanya bikin event kecil macam pertemuan atau majelis dhuha. Di dalamnya, jualan dah itu buku, CD dan DVD. Ga apa2 koq. Wajar aja. Yang ga boleh mah, nyolong, korupsi, nyuri, ngambil barang orang. Kalo dagang mah, ibadah. Malah kalo bisa dagang juga yang lain; minyak wangi, pakaian, makanan, dll., hingga jual perumahan kalo punya modal, he he he.
•
Terus, saudara yang ketika beli buku, CD dan DVD, merasa bagus itu bukunya, bagus CD/DVD nya, lalu MEREKOMENDASIKAN kepada yang lain agar membelinya di toko-toko, dapat apa kemudian dari tuh toko? Ga dapat apa-apa. Kecuali tentu saja amal saleh. Kadang-kadang kita malah bukan saja tidak mendapatkan ucapan terima kasih, kita pun suka dapat perlakuan tidak enak. Contoh, kita antar kawan kita ke toko buku, kita tunjukkan rak di mana judul buku itu ada, dan bahkan kita anter ke kasir. Tau ga? Ketika kita berdiri sejajar dengan kawan kita yang akan bayar, kasir menegur kita: "Pak, tolong antri ya..." He he, padahal kita ini nganter kawan kita. Boro-boro kita dapat bonus & terima kasih, kita malah disuruh antri sebab dianggap pembeli. Lah, ini kan sayang. Kita bukan saja membeli, namun merekomendasikan. Tapi manfaat bisnisnya yang sebenarnya halal banget-banget, malah kita ga mau. Dengan alasan kita ga mau bisnis, jadilah selama ini kita hanya konsumen. Bukan pedagang atau produsen. Saya dengan MLM e-Miraclemengajak saudara semua terjun sekalian jadi pedagangnya. Tentu saja buat saudara yang punya rizki lebih, ya menjadi sebuah kebaikan juga buat saudara beli sendiri buku-bukunya, beli sendiri cd dan dvdnya, lalu bagiin sendiri aja ke saudara-saudara dan kawan dekat.
•
Nah, semua dorongan untuk menjadi pedagang, sekalian pendakwah, dan sebaliknya inilah yang saya dkk atas izin Allah kemas menjadi MLM e-Miracle. Majelisnya kita bikin, kontennya kita syiarkan, dan gerakan ekonomi yang timbul, kita maksimalkan. Sekumpulan orang ngaji, kita bisa bikin bakso, ya daganglah. InsyaAllah orang juga paham kalo kita dagang. Bukan sedekah bakso, he he he. Ga apa-apa. Dagangnya adalah ibadah. Juga merupakan sedekah. Memudahkan orang jajan. Gitulah kira-kira. Islam ini setiap sendinya mendorong ummatnya pinter dan aktif. Termasuk setiap sendi ibadahnya ada potensi ekonomi. Tapi apa lacur, pendidikan karakter bangsa kita, yang notebene adalah muslim muslimat, ga diarahkan jadi pedagang. Puasa ramadhan dan lebaran, yang menikmati potensi ekonominya orang lain. Kegiatan-kegiatan tabligh akbar, resepsi-resepsi pernikahan, sampe berobat di mana berobat juga adalah ibadah dan sedekah, eh yang menikmati potensi ekonominya adalah orang lain.
•
Kembali pada UMRAH hanya 500 Ribu, adalah dengan menjadi member e-Miracle. Asal rajin merekrut 2 member baru, maka dalam waktu kurang dari 11 minggu, udah bisa dah punya modal buat berangkat umrah. Bonusnya maksudnya yang bisa dipakai untuk umrah.
•
Apalagi buat para member yang sekalian jadi Agen OUTLET IM (lihat penjelasan ttg Outlet IM), wuah, insyaAllah dah rizkinya kebuka.
•
Yang susah merekrut orang, ajak aja ke pesantren. Tar diajarkan deh tips dan triknya ngajak orang. Atau biar aja orang2 pesantren Daarul Qur'an yang mengajarkan mereka yang saudara bawa.
•
Buat downline yang direkrut upline, tenang aja juga. Sama saja. Ajak aja orang ke pesantren, nanti kwn2 di sana deh yang akan merekrutnya dengan menjadikannya downline saudara.
•
Menjadi member e-Miraclebanyak untungnya. Di antaranya menjadi murid, mahasiswa dan peserta KuliahOnline. Perkuliahan di KuliahOnline ini banyak materi kuliahnya. Di antaranya kuliah tauhid yang terkenal. Semua kanal, total biayanya 2 juta lebih. Tapi kawan-kawan yang ikutan e-Miraclemalah bayarnya cukup 500 ribu saja. Dan itu pun berkesempatan mendapatkan penghasilan tambahan hingga 10 juta per bulan bahkan hingga tak terbatas. Disebut tak terbatas, sbb sebenernya dengan kememberan e-Miraclenya saudara jika saudara belinya 1 titik, maka titik itu akan punya potensi hingga 700rb-an per hari bonusnya. Makanya seorang yang paham multilevel ia akan beli sampe 3 titik atau bahkan hingga 31 titik hak usaha. Potensinya ya 700rb-an dikali berapa titik yang dia punya. Gitu.
•
Di dalam KuliahOnline pun gitu. Banyak yang kemudian merekomendasikan kepada yang lain untuk jadi peserta. Maka kemudian dari kami memberi rewardnya, memberi penghargaannya. Yakni dengan memberikannya bonus-bonus jika bisa merekomendasikan orang lain agar ikut kuliah online ini.
•
dan khusus member e-Miracle, malah dapat lagi bonus lain. Yakni Kuliah e-Miracleyang dikhususkan buat member e-Miracle.
•
Ada peserta yang bertanya, kan ustadz suruh menyebar isinya kuliahonline, bukan untuk menjadikan ia peserta? InsyaAllah sebenernya dengan menjadi member e-Miracle dan kemudian terdaftar otomatis sebagai peserta kuliah online dan kuliah e-miracle, pintu pertama penyebaran amal2 dari penyebaran isi kuliahonline adalah dia sendiri. Saya dapat pahal dari belajarnya saudara. Dan saudara dapat pahal dari mereka yang saudara ajari lagi, baik langsung maupun sekedar sharing dari isi kuliahonline. Nah, jika mereka2 ingin menjadi yang menyebar, bukan selalu yang disebar, ya aktif lah jadi peserta. Gitu. Kalo ada yang bilang, kenapa ga digratiskan saja? Kuliahonline koq bayar? Ya kembali lagi kepada penjelasan-penjelasan sebelomnya, bahwa dalam berdakwah ini lapangkanlah dada, bhw ada subsidi-subsidi silang yang harus kita juga ikhtiarkan biar ga bergantung sama donatur. Toh kalo misalnya hanya dagang semata, kami-kami tidak menyuruh saudara men-share itu isi kuliah. Sedang kenyataannya bukan saja kami membiarkan saudara menshare isinya, tapi juga menjadikannya kewajiban untuk menyiarkan isinya. Dalam bahasa yang relatif sama kita mengaminkan bhw untuk sekolah formal ya perlu biaya. Kita ga apa2. Kita terbiasa, memafhumi dan berjuang sekuat tenaga agar bisa bayar.
•
Di awal-awal e-Miracle, produk ini fisik. Sehingga ada kewajiban kami-kami menyiapkan, mencetak dan mendistribusikan (mengirim) buku2, CdD2 dan DVD2 yang menjadi paket perdana. Akhirnya kemudian, semua di-online-kan. Paket2 perdana itu semuanya didigitalkan. Dibungkus jadi 1 kanal baru KuliahOnlie yang namanya Kuliah e-Miracle. Nah, coba anda bayangkan ya. Dana untuk mencetak buku dan dvd, cd, kan akhirnya bisa dipakai buat ngegedein bonus lagi. Mantab ga? Atau untuk bikin event2 gratis yang mencerahkan dan menambah ilmu bagi para member.
Ok, segitu dulu dah penjelasan ttg Umrah hanya 500rb nya e-Miracle. Saya menolak mengatakan jika kami MLM umrah. Engga. Sebab ini bahasa marketing. Bonus saudara yang menjalankan MLM inilah yang menjadi wasilah rizki untuk umrah. Asal rajin rekrut, kerja dan kemudian menjalankan MLM ini dengan baik, insyaAllah dah bisa berangkat. Bonusnya bisa besar seperti yang dipaparkan di atas. Mungkin saudara malah bisa punya uang bonus sampe puluhan hingga ratusan juta rupiah per bulan dari jaringan saudara. Doa bi doa ya.
Muktamar Huffadz Se-Asia Pasifik &
Wisuda Akbar 10 Ribu Penghafal Al Qur'an,
7-10 Mei 2010
Alhamdulillah, hari ini Website www.wisatahati.com kembali mengudara. He he, kayak Radio RRI zaman dulu ya? Mengudara. Tapi ya begitu dah. Seiring dengan menghilangnya website yang sudah menarik jutaan pengunjung ini, dan menginspirasi dunia, hari ini, Jum'at 7 Mei 2010, hadir kembali. Dan bukan kebetulan, hadirnya berbarengan dengan Pembukaan Muktamar Para Penghafal al Qur'an se-Asia Pasifik dan persiapan Wisuda Akbarnya PPPA Daarul Qur'an.
Saudaraku semua yang dikabulkan Allah doa-doanya, Indonesia mendapatkan kehormatan menjadi Tuan Rumah Mu'tamar (Konferensi) Penghafal al Qur'an Dunia Tingkat Asia Pasifik. Pembukaan sekalian shalat Jum'at di Masjid Istiqlal kebanggaan kita. Tidak kurang 10 negara mengirimkan delegasinya. Trmasuk China dan Australia. Subhaanallaah. Beliau-beliau akan bertemu dengan para penghafal-penghafal al Qur'an dari Indonesia, saling bertukar ilmu, wawasan dan pengalaman. Dan tentu saja ini sangat positif buat pencitraan Indonesia sendiri di mata dunia internasional.
Di dalam urusan kepemerintahan, meski saya ga paham, tapi saya cukup tercuri perhatian dengan berita Sri Mulyani, menteri keuangan era SBY yang mundur ini. Sejurus setelah mundurnya, malah jadi Managing Director Bank Dunia. Sri Mulyani tidak pake jilbab, itu satu urusan. Sri Mulyani masih dibawa-bawa ke urusan Bank Century, juga satu urusan. Tapi, dengan beliau ditarik menjadi Managing Director Bank Dunia, tentu juga satu urusan. Urusan yang membanggakan. Doa kita menyertai beliau dan orang-orang terbaik negeri ini. Pre-assumption off innocence tetap harus dijunjung. Asas praduga tidak bersalah. Sedang yang sudah bersalah saja, tetap harus didoakan oleh kita.
Loh koq jadi bicara Sri Mulyani?
He he, itu contoh saja. Bahwa di negeri ini banyak yang membanggakan, banyak yang membahagiakan. Tidak melulu selalu berita-berita menyedihkan dan menyakitkan. Salah satunya ya pembukaan muktamar penghafal al Qur'an tingkat Asia Pasifik ini.
PPPA ikut ambil bagian. Kita semua ikut ambil bagian, dengan bagian paling kecilnya adalah doa. Apalagi PPPA juga adalah Anda semua, para donatur. Alhamdulillah.
Selamat buat para SC & OC Muktamar; KH. Abdul Hasib dan segenap guru2 kita semua. Semoga dimuliakan Allah apa-apa yang sudah dilakukannya untuk al Qur'an dan untuk negeri ini. Dan Allah niscaya akan membalasnya. Satu cerita kecil saya catat. Para kyai yang menggawangi Rabithah li ma'aahidil Quran Indonesia yang kebetulan menjadi panitia, sejak awal sudah mengeluarkan kocek sendiri. Pada rapat di mana disadari perlu modal awal, semua peserta rapat mengeluarkan dana pribadinya; masing-masing ada yang 5jt, ada juga yang lebih dari itu. Subhaanallaah, maasya Allah.
Sekali lagi, selamat. Semoga Muktamar berjalan penuh kelancaran. Amin.
Mudah-mudahan beritanya bisa diturunkan di koran-koran besar di negeri ini dan juga di PPPA Magazine kita. TV-TV Indonesia saya lihat sudah pula memberitakan meski sedikit. InsyaAllah perhatian Allah yang lebih dituju, serta pertolongan-Nya.
Besok pun akan ada agenda besar pertama buat PPPA. Wisuda Akbar di Masjid at Tin. Ga tanggung-tanggung. Diperkirakan sekitar 10rb muslimin muslimat yang sudah menghafal 4 surah; Yaasiin, Ar Rohmaan, al Waaqi'ah dan Tabaarok, akan mengikuti wisuda akbar. Kiranya ridha Allah adalah tujuan utama semuanya. Kita doakan juga semoga semua kawan-kawan PPPA, donatur-donaturnya, serta seluruh jamaah yang terlibat langsung maupun tidak langsungnya, akan mendapatkan begitu banyak berkah dan rahmat dari Allah subhaanahu wata'aalaa. Banyak CUPLIKAN-cuplikan kisah MENGHARUKAN di balik perjalanan WISUDA AKBAR ini juga, sebagaimana muktamar besok. InsyaAllah secuplik-secuplik akan saya coba juga share lewat website tercinta kita; www.wisatahati.com.
Salam sayang saya buat semuanya. WELCOME BACK! Selamat kembali juga bagi web tercinta kita. Semoga tidak hilang lagi selama-lamanya hingga akhir zaman.
Salam, Yusuf Mansur.
Perihal e-Miracle: Ass., Para Penggiat Miracle yang dirahmati Allah, saya menyaksikan udah mulai banyak yang bertujuan duit ketika mengikuti MLM eMiracle ini. Dan cara-cara mengajaknya pun udah cara-cara berbau duit. Padahal saya menyiapkan, membangun dan mengembangkan Miracle ini dengan pondasi yang bukan duit. Duit bukan segalanya. Yang segalanya adalah dakwah. Ajak orang ke Jalan Allah, Rawatin dia, dan kemudian kasih uswatun hasanah, dengan menjadikan diri kita sendiri kemudian berada di Jalan Allah. Kalau udah begini, belom waktunya jato bonus pun, rizki udah banyak dikasih Allah. Beloman waktunya kebeli mobil, kendaraan udah Allah berikan.
Orientasi MLM eMiracle kudu dijaga. Perhatikan spiritnya. Persis seperti apa yang tertuang di penjelasan saya ttg MLM eMiracle. Baik yang dimuat di web, dan yang dimuat di DVD. Kesalahan kadang ada di leader, maka para member wajib memberitahu, wajib mengingatkan. Kesalahan bisa ada di manajemen, pun warga eMiracle perlu memberitahu, perlu mengingatkan. Bahkan, kesalahan orientasi bisa juga ada kesalahannya di saya. Maka saya pun wajib ditegur, wajib diingatkan. Apa yang digariskan di awal; bahwa MLM ini adalah MLT (Multilevel Tahajjud), MLD (Multilevel Dhuha), dan multilevel dakwah, jalankan dengan segenap keyakinan bahwa Allah Maha Kuasa memberikan kita rizki. Bonus, bukan satu-satunya pintu rizki eMiracle buat para penggiat eMiracle.
Demikian Surat Terbuka ini saya tulis, agar dipahami sebagai kasih sayang saya dan perhatian saya buat semuanya. Dan eMiracle sendiri dikembangkan untuk mensupport lebih banyak lagi gerakan dakwah PPPA (Program Penghafal al Qur'an), agar lebih banyak lagi penghafal-penghafal al Qur'an di Indonesia, dan mensupport gerakan-gerakan dakwah Wisatahati & Daarul Qur'an; MDN, JDN, dan lain-lain gerakan dakwah.
Jika ada yang bertanya, loh, berarti ga boleh nih bicara bonus? Jawabannya, tetap boleh. Hanya, jadikan itu tujuan nomor 17. Yang nomor 1 adalah dakwah, memberi contoh, dan bergerak menuju Jalan Allah, sambil mengajak yang lainnya. Inilah esensi MLM eMiracle. Bahwa dari gerakan ini tumbuh kemudian potensi bisnisnya, menggeliat kegiatan ekonominya, itu adalah keberkahan yang kita berdoa, jangan sampe merusak cita-cita kita, visi misi kita, dan kemurnian niatan kita. Dan saya kepengen mengatakan, bahwa BOS kita semua adalah Allah. Kita seru diri kita dan diri sebanyak-banyaknya orang untuk kembali kepada Allah, dekat dengan Allah, maka kita akan saksikan DIA sungguh bukan hanya menjamin rizki kita, tapi juga akan memperbanyak rizki buat kita.
Saya rindu segera kegiatan pondok memondokkan bagi semua member eMiracle. Supaya bisa memberi tarbiyah ruhiyyah lebih kuat dan lebih dalam lagi.
Oke ya? Mhn maaf dengan sangat atas kesalahan saya, manajemen, dan para leader yang barangkali karena niatannya pengen menjaring member, tapi alih-alih member tercerahkan, malah jadi tersesat. Bukan diajak ke Allah, tapi malah mikirin dunia lagi (baca: duit lagi). Bikin dauroh2 dhuha, saling setor menyetor ayat-ayat al Qur'an yang dihafal, saling janjian mabit buat tahajjud, saling mengingatkan shalat berjamaah dan bersedekah, dan seterusnya. Gitu.
Duh, jadi panjang lagi deh. Udah dulu. Sekian, dan terima kasih. Tar sambung lagi.
Salam, Yusuf Mansur.
MLM Miracle; seimbangkan dunia dan akhiratnya. Terhadap penggiat MLM eMiracle, makasih ya atas perhatiannya. Mungkin saya kekencengan kemaren ngerilis kata-katanya di FB. Sehingga ada yang menulis komen seperti ini. Saya sayang sama semuanya. Maafin saya. Yuk, kita bangun MLM eMiracle yang seimbang dunia dan akhiratnya.
(+) Penanya : saya anggota fb dan miracle, sudah saya ikuti perjalanan mlm nya cukup bagus, ada yang kurang greget yakni positioning mirclenya belum jelas kearah bisnis atau Mlm ibadahnya, terlebih ustadz yusuf mansur dalam dvd mlm miraclenya yang mengatakan bhwa mlm ini adalah amal usaha / bisnis tapi di fb jstru mengingatkan seolah-olah jangan bicara bisnis, justru hal ini agak mbingungkn leader utk merekrut mbr yang benar-benar ingin berbisnis menjual produkk-produknya ustadz. Mungkin positioningnya harus di tentukn aja pak, murni ibadah atau bisnis, jadi kalau ibadah kan artinya saya tidak terlalu ngoyo menjual prodk, karena kalau jual produk nanti disangkanya ngoyo duniawi , padahal saya jualnya juga melalui taklim ke taklim lho pak dan sayang system pembagian bonus sebagus itu karena marketplannnya itu sangat bagus untuk bisnis mlm yang sesungguhnya, kalau usulan sy apa tidak sebaiknya dipublish aja bhw ini adalh bisnis untuk meningkatkan ekonomi umat adapun mlm ibadahnya adalah ruh yang ada didalamnya, jadi its ok kan pak jika manajemen atau ustadnya sendiri terbuka mngajak siapa aja untuk berbisnis bersama, terima kasih pak, mohon maaf pak sms ini hanya sekedar diskusi aja. Wassalamualaikm '
(-) Jawaban dari Ustadz Yusuf Mansur : MLM ini MLM bisnis, dagang. Tapi visi misinya dakwah dan ibadah.Jangan samain dengan MLM nya orang-orang lain; presentasi-presentasinya melulu bicara bonus, bonus, dan bonus. MLM eMiracle MLM yang TOP banget-banget. Tapi hendaknya, ruhnya, visi misinya, jangan ke dunia.
Mudah-mudahan bisa bedain dan bisa ngerasain spirit omongan saya. Ga ada beda nya dengan apa yg di DVD dan CD. Semuanya mengarah kepada keseimbangan dunia akhirat.
Selamat menjalankan MLM eMiracle. Jadilah pedagang yang pendakwah, dan pendakwah yang pedagang. Jadikan Allah dan nawaitu yang lurus sebagai yang utama dan pertama. Akan beda spiritnya, jika orang semata bicara bonus. Namun jika seseorang mengedepankan dakwahnya, mengedepankan ibadahnya, akan terbangun juga dunianya.
Makasih koreksiannya ya. Jangan ragu-ragu ya. Anggap aja kayak kerja. Apakah menjadikan kerja ibadah, lalu ga bisa kerja? Sebab ada dikotomi antara kerja dan ibadah? Ga kan? Tetap aja kerja. Hanya spiritnya spirit ibadah. Akhirnya kerjanya jadi ibadah. Saatnya gajian, ya ambil. Itu kan hak. Ini kiranya yang namanya MLM eMiracle. Letak bedanya di spirit, di visi misi. Nanti cara kerjanya pun pengaruh. Apakah pekerjaannya benar-benar ibadah, atau cuma omong doang? Kalo baca bismillah di awal dan alhamdulillah di akhir, ini boleh disebut kerja yang bernuansakan ibadah. Jika di dalam pekerjaan, ingat ibadah fardhu, jalan shalat wajib dan sunnahnya, ga malah lalai ibadah akibat kerjanya, maka ini juga beraurakan ibadah. Apalagi kemudian ditunaikan hak-hak Allah setelah gajian, ditunaikan hak-haknya mustahik pas gajian, wuah, berganda-ganda ibadahnya. Terapkan di urusan bisnisnya, di urusan pekerjaan-pekerjaan yang kelihatannya "dunia", namun tetap menjadi bernilai ibadah. Dan bukankah bisnis sendiri adalah ibadah? Silahkan renungkan ya. Saya tetap menunggu kritikan, saran, dan diskusinya.
Atau malah ayo dah kita seminarkan ya? Mana sih batasan-batasan sesuatu disebut hanya kerja, tanpa bernilai ibadah. Mana usaha yang disebut bernuansakan ibadah? Dan mana kerja dan usaha yang jauh dari spirit ibadah? Kita kupas lebih dalam lagi ya. Sekali lagi, maafkan saya, yang bila terdapat kekurangarifan dalam menjelaskan dan mengajarkan sesuatu.
Salam sakses, salam berkah.
Salam, Yusuf Mansur.
Nyantren di pesantren Seorang kawan pernah nyantren di Daarul Qur'an beberapa hari sebab tugas kantornya. Didapatilah kehidupan pesantren yang nyaman, tenang. Dan dari dialog-dialog dengan asaatidz pesantren, didapatilah banyak kesalahan dari cara hidup yang udah dijalani sehari-hari; dari mulai lalai shalat (sering telat, sendiri, tidak berjamaah, jauh dari masjid) sampe ke hal-hal lain. Maksiat banget sih barangkali beliau ini tidak, tapi seperti kita-kita, hidup penuh hutang bank, kartu kredit, dan maksiat-maksiat kecil; televisi, dll yang menyimpan banyak bom waktu berupa maksiat kecil yang bisa menggunung. Belom lagi soal entengnya ninggalin hal-hal sunnah, dan lain-lain. Setelah tugas selesai, beliau menyatakan kangen sama suasana pondok.
Alhamdulillah. Ini dialog saya dengan beliau: Ayolah. Nyantren lagi. Antum kerja 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 4 minggu sebulan, hasilnya boleh dibilang cuma puyeng dan hidup sangat tidak berkualitas. Disebut kaya pun, kalau ga punya dampak akhirat, malah dibilang sia-sia. Harga dunia terlalu kecil. Apalagi sudah mah ga senang, ga bahagia, gersang, kering, eh juga kena banyak masalah. Kalau sifatnya ujian, bagus. Tapi kalau karena bodohnya kita, karena lalainya kita ibadah, karena jauhnya kita dari Allah, kalau hidup kita terkungkung riba dan maksiat-maksiat kecil yang ditumpuk, subhaanallaah, wajiblah kita merenung untuk mulai ngebenahin gaya hidup, pola hidup, dan mulai mempersiapkan kehidupan yang sesungguhnya. Yakni kehidupan untuk kematian kita.
Salam, Yusuf Mansur.
Dirgayahu negeriku.Selamat tahajjud negeriku. Mari kita bangun negeri ini, dan kita bebaskan segala kesulitan yang mengungkung negeri ini bersama Allah:
Alangkah beruntungnya orang-orang yang bisa menegakkan tahajjud. Ini barang mahal. Siapa yang mencintai dan membiasakan tahajjud, Allah akan berikan dunia-Nya, ampunan-Nya, kasih sayang-Nya, pertolongan-Nya. Segala apa yang kita butuhkan, cari aja di antara jam 03 dinihari hingga ba\'da shubuh. Di sini jawaban segala masalah dan hajat yang ada pada diri manusia. Sebab Yang Kuasa turun ke langit dunia, memang untuk menawarkan bantuan-Nya, ridha-Nya, dan mengabulkan semua doa hamba yang tahajjud.
Jam 03-an dinihari, Kun Syafi\'i menjadi Malaikat yang ngebangunin saya. Alhamdulillah, inilah fadhilah punya bayi. Jadi alarm hidup untuk tahajjud. Sebagaimana Wirda dulu, kakaknya Kun, yang saya tulis di buku Kun Fayakuun, Allah hadiahkan alarm hidup untuk kami bangun tahajjud, witr, dan shubuh.
Tidak ada yang istimewa. Saya bangun. Bersama istri, saya nyiapin susu Kun Syafi\'i. Nyempetin ngelongok kamar anak yang laen; Wirda dan Qumii. Dua-duanya masih pulas tertidur. Mengingat amanah Rasul, untuk membagi cahaya shalat sunnah dan tilawah al Qur\'an di rumah, saya berusaha shalat sunnah dan baca al Qur\'an di rumah. Disambung lagi nanti di pondok.
Subhaanallaah, abang Kun yang nangis, begitu pamitan, senyum, dan ngambil posisi tidur lagi. Indah banget. Betapa Allah memberikan kemudahan bagi siapa hamba-Nya yang mau menghamba pada-Nya.
Di 1/3 malam yang terakhir, saya jalan ke pondok, sambil tersenyum melihat barisan anak-anak yang pada juga bergegas shalat tahajjud, sebagaimana mereka bergegas menuju shalat Jum\'at. Masya Allah. Betul-betul ini barang mahal yang udah lumayan hilang di negeri ini.
Terima kasih ya Allah. Hadiahkan seluruh amal ini juga untuk orang-orang tua kami, jamaah-jamaah kami yang sedang butuh doa kami, keluarga kami, anak-anak keturunan kami, dan segenap kaum muslimin di tanah air, dan untuk negeriku yang sedang merayakan hari ulang tahun negeri ini yang ke-63.
Saya berdoa juga untuk negeri kita, agar Allah meringankan negeri ini untuk bangun malam. Hanya dengan cara kembali kepada Allah, yang salah satunya adalah dengan menegakkan dan menghidupkan bangun malam, Indonesia bisa jaya kembali, bisa selamat dari perpecahan, bisa keluar dari segala kesulitan, bisa membangun dan menata negeri ini. Omong kosong segala rencana dan ikhtiar kita melepas diri dari kesulitan, andai Allah tidak dilibatkan dan tidak diperhatikan.
Insya Allah, pun saya doakan negeri ini, bangsa ini, agar ramai shubuh berjamaahnya, cinta shalat sunnah dhuha, susah untuk tdk berjamaah, berat untuk meninggalkan qabliyah ba\'diyah, dan ringan bersedekah. Mudah-mudahan Allah mencintai negeri ini dan berkenan membukakan segenap keberkahan yang bermanfaat.
Subhaanallaah, jayalah negeriku, jayalah bangsaku. Dirgahayu Indonesia ke-63!!! Merdeka!!!
Salam, Yusuf Mansur.
Berita bahwa saya masuk dunia politik, itu belum benar.
Saya BELUM sepenuhnya menyetujui pencalonan wakil walikota Tangerang, pencalonan anggota DPR/MPR RI, dan bahkan rumor tentang RI 2 dari kalangan muda. Mengapa saya katakan "BELUM BENAR"?
Sebab bisa saja suatu saat saya memang masuk dunia ini. Tapi kalo memang sudah saatnya. Perlu direnungkan bersama. Semua SAHABAT RASUL, adalah PENGUASA pada masanya, dan PENGUSAHA yang saleh, sekaligus pengusaha yang saleh juga. Jagan ketidaksukaan kita terhadap penguasa sekarang ini membuat dunia kekuasaan kita benci, kita tinggalkan, lalu dimasuki orang lain. Di dunia usaha, kita sudah tertinggal. Sebab ada prinsip harus kerja, bukan harus brusaha.
Di dunia kekuasaan, pun kita kemudian dipimpin oleh orang-orang yang tidak amanah. Sebab ulama-ulama yang saleh, kita "penjarakan" dengan tidak membuat dia masuk bertarung kekuasaan.
Dan BAHKAN PARA NABI, hampir semua masuk gelanggang politik dengan bertarung langsung dengan penguasa nomor 1 pada zamannya masing-masing.
Nabi Daud, masuk mengalahkan Jalut. Nabi Ibrahim hadir mengalahkan Namrudz. Nabi Muhammad shalla \'alaih berjuang head to head mengalahkan pembesar-pembesar quraisy yang saat itu berkuasa; berkuasa di dunia politik dan perdagangan.
Demikian penjelasan saya. Dunia bisnis, dunia usaha, dan dunia politik, bukan dunia yang harus kita tinggalin. Mari kita persiapkan diri sebaik-baiknya. Jangan sampai dunia ini diisi oleh orang lain, atau orang-orang yang tidak amanah dan tidak profesional.
Salam, Yusuf Mansur.
Tegakkan Yang Wajib, Hidupkan Yang Sunnah: "Di balik sunnah itu, ada kejayaan", begitu saya dengar dari kyai saya. Dan subhaanallaah, ketika saya mempraktekkan urusan-urusan sunnah untuk saya hidupkan, perubahan signifikan terhadap hidup dan kehidupan saya memang sangat terasa. Sunnah itu banyak; urusan sunnah-sunnah shalat misalnya, wuah, buanyak sekali. Tapi di antara sunnah-sunnah itu ada yang muakkad. Yang muakkad ini yang kalo bisa, jangan ampe ditinggal. Di antaranya: qabliyah ba'diyah, dhuha, dan tahajjud."
Dalam satu dua kesempatan, saya mengatakan, bahwa jika terlalu lama kita meninggalkan sunnah-sunnah muakkadah, maka akan terasa sekali pengaruhnya ke rizki kita, ke ketenangan hidup kita, ke kelancaran segala urusan kita. Sebab apa? Sebab di antaranya, kita tdk berkategori "bersyukur". Koq begitu? Ya. Saya katakan, sebelum kuliah, shalat wajib sdh tertegak, setelah kuliah, mestinya kan nambah. Nambah dg shalat sunnahnya. Sebelum kerja, belum ada shalat-shalat sunnahnya, belom ada sedekahnya, belom ada puasa sunnahnya, masa setelah bekerja lalu ibadahnya "konstan/tetap", alias tetap tanpa sunnah-sunnah? Lah, ini kan namanya ga bersyukur. Mestinya kan nambah. Nambah dg ibadah-ibadah sunnahnya. "
Lebih aneh lagi, jika ada orang habis-habisan di ibadah sunnah sebelom bekerja, sebelum usahanya naek; dhuha dan tahajjudnya getol, eh, setelah kerja dan usaha enak, malah hilang. Ini yang disebut ga bersyukur. Sama anehnya, bila ada orang-orang yang hanya menegakkan sunnah, tapi yang wajibnya keteteran. Makanya saya senang mengatakan; tegakkan yang wajibnya, hidupkan yang sunnahnya."
Dalam satu waktu, Mu\'allim Syafii Hadzami, guru saya, menyebut, bhw tidak disebut shalat wajib, jika tdk tertegak shalat-shalat sunnah qabliyah dan ba\'diyahnya. Saya dijelaskan, bhw memang begitu. Padahal kan selama ini kita belajar istilah sunnah sebagai: Kalau dilakukan, berpahala, kalau tidak dilakukan tidak berdosa. Lah, ini lain lagi. Saya diberitahu lewat sudut pandang yang berbeda; bahwa kalau shalat wajib dilakukan tanpa shalat sunnah, tidak diterima itu shalat wajibnya. Tentu ini pandangan yang sifatnya pengajaran ya. Jangan hitam putih. "
Satu kesempatan lain saya ditanya, shalat zuhur berapa rakaat? Ketika dijawab empat rakaat, jawaban itu trnyata salah. Yang benar adalah 8 rakaat. Dua qabliyahnya, dua ba'diyahnya.
Program-program Ihyaa-us Sunnah ini betul-betul akan mengajak orang-orang untuk belajar tentang ibadah-ibadah sunnah, dan menjalankannya. supaya berkategori cinta sama Rasulullah juga, sbg pintu atau prasyarat cinta kepada Allah."
Dalam waktu dekat, akan disosialisasikan keutamaan shalat dhuha, yang trnyata merupakan sunnah muakkadah. Akan diselenggarakan kuliah-kuliah tentang keutamaan dhuha, seminar-seminar tentang fadilah dhuha, dan diterbitkan buku-buku, CD dan VCD/DVD tentang keutamaan dhuha. Supaya masyarakat benar-benar terdorong untuk shalat dhuha, dan berat meninggalkan shalat dhuha.
Untuk gerakan nasionalnya kami memasukkan Majelis Dhuha Nasional. Di mana, individu-individu atau kelompok-kelompok masyarakat, akan kami ajak dan kami dorong untuk shalat dhuha, di tempatnya masing-masing, di hari sabtu, jam 07.00 WIB. Kenapa harus di jam segitu? Ya sebab supaya terjadi keseragaman dalam doa. "
Bayangkan, jika 100 kota, sebagai target gerakan ini, benar-benar masyarakatnya melakukan shalat dhuha, yang berbaris secara maya/virtual, maka kita akan shalat, zikir dan berdoa bersama jamaah di 100 kota. Bayangkan, berdoa sendiri saja sudah masya Allah, apalagi berdoa bersama jutaan orang? Mudah-mudahan dah program Ihyaa-us Sunnah ini menjadi primadona gerakan baru di negeri ini."
Kapan terakhir kita berdoa? Berdoa untuk segala rupa permasalahan kehidupan pribadi, dan berdoa untuk negeri kita, untuk bangsa kita? Tidakkah kita prihatin?
O-oh, saya salah bila bertanya ini. Tentu semua prihatin. Tapi siapa yang prihatin dengan keadaan kita, lalu berkenan membawa keprihatinan ini di atas sajadah, hingga menjadi sebuah kekuatan doa yang teramat dahsyat? Doa-doa yang mengundang Pertolongan Allah? Doa-doa yang membuat Allah menurunkan Malaikat-Malaikat-Nya?
Ya, kapan terakhir kita berdoa? Bila setiap individu negeri ini berdoa untuk negerinya, untuk bangsanya, masa iya Allah Yang Maha Mendengar, lantas tidak mendengar? Sedangkan doa saja yang tulus, yang dipanjatkan dengan penuh keyakinan, sudah akan membuat arsy Allah bergetar, apalagi bila kemudian seantero negeri ini mau berdoa. Ajak diri kita, dan orang-orang sekeliling kita, duduk bersimpuh di hadapan keagungan Allah; sujud memohon ampun, dan berdoa kepada-Nya.
Syukur-syukur bila berkenan memanjatkannya di keheningan malam, di mana Allah memang benar-benar turun menawarkan bantuan-Nya. Subhaanallaah. Semoga Allah tidak mencabut keberkahan negeri ini.
Salam, Yusuf Mansur.
Total halaman diakses : 3715
Assalamualaikum, Selamat datang kembali..
User ID Anda []
Anda belum memiliki Avatar dalam forum (Set Avatar)
Anda memiliki pesan yang belum terbaca (Baca sekarang)
Saat ini tidak ada pesan baru
untuk Anda dalam forum